Wednesday, 26 August 2026

Menjahit Harapan

 



https://www.antaranews.com/berita/5284401/transformasi-digital-toko-kelontong-jadi-fokus-kolaborasi-cts-src?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=related_news


Era social commerce (perpaduan media sosial dan e-commerce) membuka ruang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk merajut harapan dan memperluas kesempatan bisnis melalui kedekatan emosional serta kekuatan cerita produk.✅ 💡 Peluang dan Kekuatan Social Commerce bagi UMKMMenjual Cerita dan Nilai: Konsumen tidak lagi sekadar melihat harga murah, tetapi mencari makna, proses di balik layar, dan cerita otentik dari produk yang mereka beli.Interaksi Langsung: Fitur siaran langsung (live streaming) dan komentar membangun kedekatan secara real-time antara penjual dan pembeli.Rekomendasi Organik: Kekuatan ulasan dan kepercayaan dari figur atau sesama pengguna media sosial menjadi penggerak utama keputusan belanja

Strategi Menghadapi TantanganKonsistensi Konten: Pelaku UMKM dituntut untuk terus kreatif menyajikan konten visual atau video pendek yang menarik perhatian audiens di tengah ketatnya persaingan digital.Membangun Kepercayaan: Kualitas pelayanan yang responsif dan kejujuran dalam menampilkan produk menjadi kunci utama mempertahankan loyalitas konsumen.Adaptasi Algoritma: Memahami tren platform media sosial yang digunakan agar jangkauan promosi produk bisa tepat sasaran ke calon pembeli potensial.














Keterampilan Bahasa

 



Keterampilan Bahasa

Setiap zaman melahirkan paradigma baru dalam pendidikan. Ketika masyarakat berubah, cara manusia belajar dan berkomunikasi pun ikut berubah. Pendidikan yang tidak mampu mengikuti perubahan tersebut lambat laun akan kehilangan relevansinya.

Dalam pendidikan bahasa, revolusi terbesar abad ke-20 terjadi ketika dunia meninggalkan pendekatan struktural yang berpusat pada tata bahasa menuju pembelajaran dengan pendekatan komunikatif (communicative language teaching/CLT).

Sejak dekade 1970-an, tujuan pembelajaran bahasa tidak lagi sekadar menguasai kaidah bahasa, melainkan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi secara nyata. Dari sinilah lahir paradigma empat keterampilan berbahasa: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Keempat paradigma itu telah bertahan hampir 50 tahun. Ia membentuk kurikulum, buku pelajaran, pendidikan guru, asesmen, hingga cara masyarakat memahami literasi. Namun, muncul pertanyaan mendasar: apakah empat keterampilan tersebut masih cukup untuk menjelaskan cara manusia berkomunikasi pada era digital dan kecerdasan artifisial? Jawabannya semakin jelas: belum cukup.

Komunikasi manusia telah berubah secara fundamental. Kita tidak lagi hanya membaca buku atau mendengarkan ceramah. Kita setiap hari memahami infografik, menafsirkan video pendek, membaca visualisasi data, berinteraksi melalui media sosial, mengikuti webinar, membuat konten digital, hingga berdialog dengan sistem AI.

Komunikasi modern bersifat multimodal, memadukan teks, gambar, suara, gerak, simbol, animasi, dan interaktivitas dalam satu kesatuan. Ironisnya, sekolah masih didominasi oleh paradigma abad ke-20. Peserta didik membaca teks, menjawab pertanyaan, lalu menulis ringkasan. Padahal, kehidupan nyata menuntut kemampuan yang jauh lebih kompleks.

Oleh karena itu, pendidikan bahasa memerlukan lompatan paradigma baru, yaitu tujuh keterampilan berbahasa: menyimak, membaca, berbicara, menulis, memirsa (viewing), merepresentasikan (representing), dan mempresentasikan (presenting).

Penambahan tiga keterampilan tersebut bukanlah penambahan kosmetik, melainkan perluasan makna literasi.

Viewing merupakan kemampuan memahami, menafsirkan, mengevaluasi, dan mengkritisi pesan yang disampaikan melalui media visual dan multimodal. Pada abad ke-21, membaca infografik, dashboard data, peta digital, film dokumenter, atau simulasi interaktif sama pentingnya dengan membaca artikel atau buku.

Representing merupakan kemampuan membangun makna melalui berbagai bentuk representasi visual, simbolik, digital, spasial, maupun multimodal. Ketika peserta didik mengubah hasil bacaan menjadi peta konsep, membuat infografik dari data statistik, merancang poster ilmiah, menyusun video edukatif, atau mengembangkan simulasi digital, mereka sedang membangun pengetahuan, bukan sekadar menyajikan informasi.

Presenting merupakan kemampuan mengomunikasikan gagasan kepada audiens secara lisan, visual, digital, maupun multimodal. Presentasi bukan sekadar berbicara di depan kelas, tetapi kemampuan menjelaskan, mempertahankan argumentasi, merespons pertanyaan, dan membangun dialog.

Apa perbedaan mendasar antara representing dan presenting? Representasi menghasilkan karya pengetahuan, presentasi menghubungkan karya tersebut dengan audiens. Seorang peneliti yang membuat grafik sedang merepresentasikan data. Ketika ia menjelaskan grafik itu dalam seminar, ia sedang mempresentasikan temuannya.

Paradigma tujuh keterampilan berbahasa juga mengubah cara kita memandang proses belajar. Belajar tidak lagi berhenti pada menerima informasi, tetapi bergerak melalui siklus yang utuh: menyimak, membaca, memirsa, merepresentasikan, mempresentasikan, berdiskusi, merefleksi, lalu membangun pemahaman baru. Dengan demikian, bahasa menjadi sarana berpikir, berkarya, dan berkolaborasi.

Pandangan ini sangat selaras dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembelajaran Mendalam menempatkan memahami, mengaplikasi, dan merefleksi sebagai inti pengalaman belajar.


Ketika peserta didik membuat infografik dari hasil pengamatannya, mereka sedang mengaplikasikan pengetahuan. Ketika mereka mempresentasikan infografik tersebut dan memperoleh umpan balik dari teman maupun guru, mereka terdorong untuk merefleksikan dan menyempurnakan pemahamannya.

Dengan demikian, tujuh keterampilan berbahasa bukan sekadar kompatibel dengan Pembelajaran Mendalam, tetapi justru menyediakan wahana autentik untuk mewujudkannya. Selain itu, paradigma ini memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan delapan dimensi Profil Lulusan.

Penalaran kritis tumbuh ketika peserta didik mengevaluasi informasi. Kreativitas berkembang melalui kegiatan merepresentasikan. Komunikasi berkembang melalui presentasi dan diskusi. Kolaborasi tumbuh ketika peserta didik bekerja bersama menghasilkan produk multimodal.

Bahkan, nilai keimanan, kewargaan, kemandirian, dan kesehatan dapat diinternalisasikan melalui tema, konteks, dan pengalaman belajar yang dirancang secara bermakna.

Konsekuensinya sangat luas. Kurikulum perlu memasukkan secara eksplisit viewing, representing, dan presenting sebagai capaian pembelajaran. Pendidikan guru perlu menyiapkan calon guru yang mampu membimbing peserta didik menghasilkan karya multimodal.

Buku ajar perlu menyediakan aktivitas yang tidak hanya meminta peserta didik membaca dan menulis, tetapi juga mengamati, memvisualisasikan, mendesain, dan mempresentasikan. Asesmen nasional pun perlu mengukur kemampuan menghasilkan dan mengomunikasikan karya, bukan hanya memilih jawaban yang benar.

Kehadiran kecerdasan artifisial semakin memperkuat urgensi perubahan tersebut. AI mampu menghasilkan teks, gambar, presentasi, bahkan video hanya dalam hitungan detik. Namun, AI tidak dapat menggantikan kemampuan manusia untuk memberi makna, membuat pertimbangan etis, membangun empati, berkolaborasi, dan mengomunikasikan gagasan secara bertanggung jawab. Pendidikan bahasa harus mengembangkan kemampuan-kemampuan yang justru tidak dapat digantikan oleh mesin.

Perubahan dari empat menuju tujuh keterampilan berbahasa bukanlah revisi kecil terhadap kurikulum bahasa, tetapi revolusi paradigma. Sebagaimana Pendekatan Komunikatif mengubah wajah pendidikan bahasa pada abad ke-20, paradigma tujuh keterampilan berbahasa berpotensi menjadi fondasi baru pendidikan bahasa pada abad ke-21.

Indonesia tidak perlu menunggu negara lain memimpin perubahan ini. Dengan mengintegrasikan tujuh keterampilan berbahasa ke dalam Kurikulum Nasional dan Pendekatan Pembelajaran Mendalam, Indonesia justru berpeluang menjadi salah satu pelopor pembaruan pendidikan bahasa di era digital dan kecerdasan artifisial.

Pendidikan bahasa tidak lagi cukup menghasilkan peserta didik yang mampu membaca dan menulis. Pendidikan bahasa harus melahirkan generasi yang mampu memahami dunia yang semakin multimodal, merepresentasikan pengetahuannya secara kreatif, serta mempresentasikan gagasannya secara efektif, etis, dan bertanggung jawab. Itulah literasi baru yang dibutuhkan Indonesia untuk memasuki abad ke-21.

Sunday, 23 August 2026

Saturday, 22 August 2026

Project - Zurich Entrepreneurship Program

 










Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) merupakan program pengembangan kewirausahaan generasi muda yang dijalankan oleh Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Program ini menggabungkan entrepreneurship, financial literacy, dan work readiness dengan pendekatan experiential learning.

🎯 Tujuan utama

ZEP dirancang agar siswa SMA/SMK tidak hanya belajar tentang bisnis, tetapi mengalami sendiri proses menjadi entrepreneur:

Problem → Idea → Business Model → Student Company → Product → Sales → Financial Management → Reflection → Growth

Siswa belajar mengidentifikasi masalah dan peluang, mengembangkan solusi, menyusun business plan, kemudian mendirikan dan menjalankan micro-enterprise/student company di sekolah.

🧩 Komponen program

KomponenFokus
Youth EntrepreneurshipEntrepreneurial mindset, ide bisnis, business planning
Student CompanyMembuat dan menjalankan bisnis nyata
Financial LiteracyBudgeting, saving, investment, risk
Work ReadinessLeadership, teamwork, problem solving, profesionalisme
MentoringSiswa mendapatkan pendampingan dari volunteer profesional
Job ShadowMengenal dunia kerja secara langsung
CompetitionPresentasi dan kompetisi student company
SustainabilityCircular economy, healthy lifestyle, climate change

Pendekatan ini menarik karena kelas berubah menjadi laboratorium bisnis.

📈 Skala program

Pada fase sebelumnya, ZEP telah menjangkau lebih dari 9.700 siswa dari 50 SMA/SMK di 14 kota/kabupaten dan menghasilkan 120 bisnis baru dengan pendapatan lebih dari Rp950 juta.

Pada fase kedua yang berjalan sampai 2028, program diperluas untuk menjangkau lebih dari 16.900 siswa dari 105 SMA/SMK di tujuh wilayah: Jakarta, Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Yogyakarta, dan Denpasar.

Menariknya, pada tahun pertama fase kedua, program bahkan telah menjangkau lebih dari 10.000 siswa dan melahirkan 35 bisnis pelajar dengan omzet kolektif Rp339 juta.

🏗️ Model ZEP

Kalau kita sederhanakan, arsitektur programnya kira-kira:

                 YOUTH
                   │
                   ▼
        ENTREPRENEURIAL MINDSET
                   │
        ┌──────────┼──────────┐
        ▼          ▼          ▼
     BUSINESS   FINANCIAL   WORK
       SKILLS    LITERACY   READINESS
        │          │          │
        └──────────┼──────────┘
                   ▼
             STUDENT COMPANY
                   │
        ┌──────────┼──────────┐
        ▼          ▼          ▼
      PRODUCT     SALES     FINANCE
        │          │          │
        └──────────┼──────────┘
                   ▼
            REAL EXPERIENCE
                   │
                   ▼
        YOUNG ENTREPRENEUR
                   │
                   ▼
       ECONOMIC OPPORTUNITY

🔥 Yang menurut saya paling penting

ZEP sebenarnya bukan sekadar program pelatihan entrepreneurship.

Modelnya lebih tepat dipahami sebagai:

School → Student Company → Mentoring → Real Business → Competition → Career & Entrepreneurship

Ini sangat relevan dengan konsep yang sebelumnya Anda kembangkan untuk Double Track, Pervekt, DT-Mart, dan Job Marketplace. Bahkan ada peluang untuk membandingkan ZEP vs Double Track vs Pervekt dari sisi kurikulum, student company, mentoring, marketplace, job connector, dan sustainability.

ZEP juga menunjukkan pentingnya kolaborasi 4 aktor:

School + Student + Corporate + NGO/Education Partner

dengan Zurich sebagai corporate ecosystem, Z Zurich Foundation sebagai foundation, dan PJI sebagai implementation/education partner.

Jika Anda sedang mempelajari ZEP sebagai benchmark untuk pengembangan program kewirausahaan siswa, saya bisa lanjutkan dengan membuat “ZEP Framework” lengkap: tujuan → kurikulum → tahapan 6 bulan → Student Company → mentoring → competition → KPI → business model → adaptasi ke Double Track/Pervekt.


Jenis Poster

 









Light School Program

 
















PROMPT - Create Picture

 /scrapbook



/timeline

/isometric







/diorama












/conceptmap


/architecture





/scrapbook. Skill yang dibutuhkan Petani

  1. Peternak
  2. Pekebun
  3. Nelayan
  4. Pengrajin
  5. Pedagang
  6. Pengolah hasil pertanian



https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Ahmad Fauzi
ahmad_fauzi@umm.ac.id
YouTube: Ensiklopedia Ahmad Fauzi

Link video tutorial: https://youtu.be/pH3KXqofdR8
Jangan lupa subscribe yaa
Berikut 50 command ChatGPT yang sudah saya kumpulkan dan saya coba semua:
1. /scrapbook
Mengubah sebuah topik menjadi komposisi scrapbook yang penuh potongan gambar,
catatan, kertas, stiker, dan elemen dekoratif.
Prompt singkat:
/scrapbook Perjalanan perkembangan internet dari tahun 1990 hingga sekarang.
Prompt detail:
/scrapbook Perjalanan perkembangan internet dari era dial-up hingga kecerdasan buatan.
Tampilkan komputer lama, browser awal, media sosial, smartphone, cloud computing, dan AI
sebagai potongan foto, catatan tulisan tangan, stiker, tiket, dan sobekan kertas dalam satu
halaman scrapbook yang kaya detail.
2. /anatomy
Menampilkan struktur dan bagian-bagian penyusun suatu objek secara terperinci seperti
ilustrasi anatomi.
Prompt singkat:
/anatomy Anatomi jantung manusia lengkap dengan bagian-bagian utamanya.
Prompt detail:
/anatomy Jantung manusia lengkap dengan atrium, ventrikel, katup, aorta, vena cava, arteri
pulmonalis, dan pembuluh darah utama. Gunakan proporsi anatomis yang akurat, label
Bahasa Indonesia, dan gaya atlas medis modern.
3. /comicstrip
Mengubah cerita atau konsep menjadi rangkaian panel komik yang memiliki alur visual.
Prompt singkat:
/comicstrip Mahasiswa yang menyelesaikan tugas beberapa menit sebelum deadline.
Prompt detail:
/comicstrip Ceritakan mahasiswa yang awalnya santai, kemudian menyadari tugas harus
dikumpulkan malam ini, bekerja dengan panik, dan akhirnya berhasil mengirimkannya tepat
waktu. Susun menjadi enam panel dengan ekspresi dan dialog singkat yang lucu.
4. /scientificposter
Mengemas informasi akademik atau penelitian menjadi poster ilmiah yang terstruktur dan
profesional.
Prompt singkat:
/scientificposter Pengaruh media sosial terhadap produktivitas mahasiswa.
Prompt detail:
/scientificposter Penelitian tentang hubungan penggunaan media sosial dengan produktivitas

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

mahasiswa. Tampilkan latar belakang, tujuan, metode, temuan utama, kesimpulan, grafik
sederhana, dan visual pendukung dalam tata letak poster konferensi ilmiah modern.
5. /blueprint
Mengubah objek, bangunan, atau sistem menjadi gambar teknis bergaya cetak biru.
Prompt singkat:
/blueprint Rumah pintar dua lantai dengan berbagai teknologi otomatisasi.
Prompt detail:
/blueprint Rumah pintar dua lantai lengkap dengan panel surya, smart lighting, kamera
keamanan, sensor suhu, perangkat IoT, garasi kendaraan listrik, dan sistem pengelolaan
energi. Tambahkan garis teknis, anotasi, serta denah yang rapi.
6. /3dmodel
Menampilkan suatu benda atau konsep sebagai model tiga dimensi yang jelas dan realistis.
Prompt singkat:
/3dmodel Kamera mirrorless lengkap dengan seluruh komponen utamanya.
Prompt detail:
/3dmodel Kamera mirrorless profesional dengan lensa, sensor, shutter, prosesor, baterai,
layar, viewfinder, dan tombol kontrol. Tampilkan sebagai model 3D edukatif yang bersih
dengan setiap komponen mudah dikenali.
7. /isometric
Menghasilkan ilustrasi tiga dimensi dari perspektif isometrik yang sangat cocok untuk sistem,
tempat, atau aktivitas kompleks.
Prompt singkat:
/isometric Sebuah bandara internasional yang sibuk.
Prompt detail:
/isometric Bandara internasional lengkap dengan terminal, runway, pesawat, area bagasi,
kendaraan layanan, ruang tunggu, restoran, dan penumpang. Gunakan perspektif isometrik
seperti miniatur kota dengan banyak detail kecil.
8. /scientificdiagram
Memvisualisasikan mekanisme atau fenomena ilmiah menjadi diagram yang informatif dan
mudah dipahami.
Prompt singkat:
/scientificdiagram Bagaimana panel surya menghasilkan listrik.
Prompt detail:
/scientificdiagram Mekanisme panel surya mengubah energi cahaya menjadi listrik.
Tampilkan cahaya matahari, sel fotovoltaik, aliran elektron, inverter, baterai, jaringan listrik,
dan penggunaan energi di rumah dengan panah serta label yang jelas.
9. /stickynotes
Mengubah informasi menjadi kumpulan catatan tempel yang terorganisasi secara visual.
Prompt singkat:
/stickynotes 10 kebiasaan sederhana untuk meningkatkan produktivitas.

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Prompt detail:
/stickynotes Sepuluh kebiasaan untuk meningkatkan produktivitas seperti menentukan
prioritas, mengurangi distraksi, membuat jadwal, bekerja secara fokus, beristirahat, mencatat
ide, dan mengevaluasi progres. Setiap kebiasaan ditempatkan pada sticky note tersendiri.
10. /handwrittennotes
Mengubah materi menjadi catatan belajar bergaya tulisan tangan dengan anotasi, garis,
panah, dan highlight.
Prompt singkat:
/handwrittennotes Cara mengatur keuangan pribadi untuk pemula.
Prompt detail:
/handwrittennotes Ringkasan pengelolaan keuangan pribadi meliputi pemasukan, kebutuhan,
keinginan, tabungan, dana darurat, utang, dan investasi. Gunakan gaya catatan mahasiswa
yang rapi dengan highlight, panah, ikon kecil, dan penjelasan singkat.
11. /papermodel
Membuat objek seolah-olah merupakan model fisik yang dirakit dari lembaran kertas.
Prompt singkat:
/papermodel Kafe kecil modern dengan interior yang nyaman.
Prompt detail:
/papermodel Sebuah kafe kecil lengkap dengan meja kayu, kursi, mesin espresso, etalase
makanan, tanaman, barista counter, dan area duduk. Seluruh bangunan terlihat seperti model
arsitektur yang dibuat dari potongan kertas.
12. /fieldguide
Menghasilkan panduan visual identifikasi berbagai objek, spesies, produk, atau kategori.
Prompt singkat:
/fieldguide Jenis-jenis kopi populer dari berbagai negara.
Prompt detail:
/fieldguide Delapan jenis kopi populer dunia lengkap dengan nama, asal, karakter rasa,
bentuk biji, dan metode penyajian khasnya. Tampilkan setiap jenis sebagai spesimen visual
dengan anotasi singkat seperti buku panduan lapangan.
13. /explodedview
Memisahkan komponen sebuah objek secara visual untuk memperlihatkan bagaimana
bagian-bagiannya tersusun.
Prompt singkat:
/explodedview Mesin sepeda motor dengan komponen utama terpisah.
Prompt detail:
/explodedview Mesin sepeda motor empat langkah dengan piston, silinder, crankshaft,
connecting rod, katup, camshaft, busi, dan komponen utama lainnya terpisah secara teratur
namun tetap menunjukkan posisi perakitannya.
14. /microscopic
Menampilkan objek dalam skala mikroskopis dengan detail yang biasanya tidak terlihat oleh
mata.

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Prompt singkat:
/microscopic Permukaan daun yang memperlihatkan stomata dan sel epidermis.
Prompt detail:
/microscopic Permukaan daun dalam pembesaran sangat tinggi dengan sel epidermis,
stomata, sel penjaga, tekstur kutikula, dan struktur seluler lain yang terlihat jelas seperti hasil
mikroskop ilmiah berkualitas tinggi.
15. /cutaway
Menampilkan bagian dalam suatu objek dengan sebagian permukaan luarnya seolah
dipotong.
Prompt singkat:
/cutaway Kapal pesiar yang memperlihatkan seluruh ruangan di dalamnya.
Prompt detail:
/cutaway Kapal pesiar besar yang memperlihatkan kabin, restoran, dapur, ruang mesin, kolam
renang, ruang hiburan, tangga, dek, dan area kru melalui potongan sisi kapal yang terbuka.
16. /diorama
Mengubah tempat atau peristiwa menjadi adegan miniatur tiga dimensi seperti pajangan
museum.
Prompt singkat:
/diorama Suasana pasar tradisional Indonesia pada pagi hari.
Prompt detail:
/diorama Pasar tradisional Indonesia pada pagi hari lengkap dengan penjual sayur, buah, ikan,
kios makanan, pembeli, sepeda motor, keranjang, dan aktivitas tawar-menawar dalam bentuk
miniatur tiga dimensi yang sangat detail.
17. /timeline
Menampilkan perkembangan suatu peristiwa atau teknologi secara kronologis.
Prompt singkat:
/timeline Evolusi telepon dari telepon kabel hingga smartphone.
Prompt detail:
/timeline Perkembangan teknologi telepon mulai dari telepon kabel abad ke-19, telepon putar,
telepon rumah, feature phone, smartphone layar sentuh, hingga smartphone berbasis AI.
Tampilkan tahun penting dan perubahan utama secara visual.
18. /process
Menjelaskan rangkaian tahapan suatu proses melalui visual yang saling berhubungan.
Prompt singkat:
/process Perjalanan paket belanja online dari checkout hingga tiba di rumah.
Prompt detail:
/process Perjalanan pesanan e-commerce mulai dari pembeli melakukan checkout,
pembayaran terverifikasi, produk diambil dari gudang, dikemas, masuk pusat sortir, dikirim
kurir, hingga diterima pelanggan. Tampilkan setiap tahap secara berurutan.
19. /pixelart

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Mengubah objek atau adegan menjadi ilustrasi berbasis piksel seperti permainan video
klasik.
Prompt singkat:
/pixelart Kehidupan mahasiswa di kampus seperti game tahun 1990-an.
Prompt detail:
/pixelart Kehidupan mahasiswa di sebuah kampus lengkap dengan ruang kelas, perpustakaan,
kantin, laboratorium, mahasiswa berjalan, dan kegiatan organisasi. Gunakan estetika game
16-bit klasik dengan lingkungan yang penuh detail.
20. /dashboard
Mengubah kumpulan data atau indikator menjadi tampilan analitik visual dalam satu layar.
Prompt singkat:
/dashboard Performa sebuah channel YouTube selama satu tahun.
Prompt detail:
/dashboard Performa channel YouTube selama satu tahun dengan views bulanan,
pertumbuhan subscriber, watch time, CTR, sumber traffic, demografi audiens, dan lima video
terbaik. Gunakan layout analytics yang modern dan mudah dibaca.
21. /toybox
Mengemas karakter, profesi, atau aktivitas menjadi satu set mainan lengkap dengan berbagai
aksesori.
Prompt singkat:
/toybox Perlengkapan lengkap seorang content creator.
Prompt detail:
/toybox Seorang content creator dalam satu set mainan koleksi lengkap dengan kamera,
tripod, laptop, mikrofon, ring light, smartphone, headphone, dan meja kerja. Susun setiap
aksesori dengan rapi seperti produk collectible premium.
22. /infographic
Mengubah informasi kompleks menjadi visual ringkas yang menggabungkan teks, ikon,
ilustrasi, dan data.
Prompt singkat:
/infographic Bagaimana kecerdasan buatan generatif bekerja.
Prompt detail:
/infographic Jelaskan perjalanan sebuah prompt mulai dari pengguna mengetik pertanyaan,
pemrosesan oleh model AI, pemahaman konteks, prediksi output, hingga jawaban diberikan
kembali kepada pengguna. Gunakan Bahasa Indonesia dan visual yang mudah dipahami
orang awam.
23. /chalkboard
Menghasilkan materi seperti ilustrasi atau catatan yang digambar dengan kapur pada papan
tulis.
Prompt singkat:
/chalkboard Rumus sederhana membangun kebiasaan yang konsisten.

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Prompt detail:
/chalkboard Jelaskan hubungan antara tujuan, kebiasaan kecil, konsistensi, evaluasi, dan hasil
jangka panjang. Tampilkan sebagai ilustrasi kapur putih dan berwarna pada papan tulis hitam
dengan tulisan, panah, rumus sederhana, dan doodle.
24. /comparison
Menempatkan dua atau lebih hal secara berdampingan untuk menunjukkan persamaan dan
perbedaannya.
Prompt singkat:
/comparison Bekerja di kantor vs hybrid vs remote.
Prompt detail:
/comparison Bandingkan bekerja di kantor, hybrid, dan remote berdasarkan fleksibilitas,
biaya, perjalanan, komunikasi, produktivitas, interaksi sosial, serta work-life balance.
Tampilkan sebagai visual tiga kolom yang mudah dibandingkan.
25. /conceptmap
Memvisualisasikan hubungan antara berbagai konsep secara hierarkis dan saling terhubung.
Prompt singkat:
/conceptmap Hubungan AI, machine learning, deep learning, dan generative AI.
Prompt detail:
/conceptmap Hubungkan Artificial Intelligence dengan Machine Learning, Deep Learning,
Neural Networks, Generative AI, Large Language Models, AI Agents, computer vision, dan
natural language processing. Tampilkan keterkaitan dan hierarkinya secara jelas.
26. /flowchart
Mengubah prosedur, keputusan, atau workflow menjadi alur langkah demi langkah.
Prompt singkat:
/flowchart Proses membuat video YouTube dari ide hingga publikasi.
Prompt detail:
/flowchart Alur produksi video YouTube mulai dari mencari ide, riset keyword, membuat
script, merekam, editing, membuat thumbnail, upload, optimasi SEO, publikasi, hingga
mengevaluasi analytics. Gunakan panah dan percabangan yang logis.
27. /xray
Memvisualisasikan bagian internal suatu objek dengan efek transparansi seperti
pemeriksaan sinar-X.
Prompt singkat:
/xray Tubuh manusia yang memperlihatkan kerangka dan organ-organ utama.
Prompt detail:
/xray Tubuh manusia dari kepala hingga pinggang dengan lapisan luar transparan sehingga
tengkorak, tulang belakang, tulang rusuk, paru-paru, jantung, dan organ utama terlihat jelas
dalam gaya visualisasi medis sinar-X.
28. /magazinecover
Mengubah suatu topik menjadi desain sampul majalah profesional yang menarik perhatian.

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Prompt singkat:
/magazinecover Rahasia produktivitas manusia di era digital.
Prompt detail:
/magazinecover Majalah premium bertema produktivitas di era digital dengan headline utama
“Kerja Lebih Cerdas”, beberapa teaser tentang AI, fokus, kebiasaan, dan work-life balance,
serta visual utama yang kuat seperti majalah bisnis internasional.
29. /postcard
Mengemas lokasi atau pengalaman menjadi kartu pos dengan identitas visual khas destinasi.
Prompt singkat:
/postcard Keindahan Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Prompt detail:
/postcard Raja Ampat dengan laut biru jernih, gugusan pulau karst, perahu tradisional,
terumbu karang, dan matahari tropis. Tambahkan tulisan “Greetings from Raja Ampat”
dengan estetika kartu pos perjalanan premium.
30. /claymation
Mengubah adegan menjadi dunia tiga dimensi yang tampak dibentuk dari tanah liat atau
plastisin.
Prompt singkat:
/claymation Rutinitas pagi seseorang sebelum pergi bekerja.
Prompt detail:
/claymation Adegan seseorang bangun pagi, merapikan tempat tidur, membuat kopi, sarapan,
memeriksa jadwal, lalu bersiap bekerja. Semua karakter dan benda terlihat seperti figur tanah
liat buatan tangan dalam sebuah film stop-motion.
31. /storyboard
Memecah ide video atau cerita menjadi rangkaian frame yang menunjukkan urutan adegan.
Prompt singkat:
/storyboard Perjalanan secangkir kopi dari perkebunan sampai ke pelanggan.
Prompt detail:
/storyboard Perjalanan kopi mulai dari buah kopi dipanen, biji diproses dan disangrai, dikirim
ke kafe, digiling, diseduh barista, hingga disajikan kepada pelanggan. Susun menjadi delapan
frame sinematik yang berurutan.
32. /collage
Menggabungkan banyak foto, ilustrasi, tekstur, dan elemen grafis menjadi satu komposisi
kreatif.
Prompt singkat:
/collage Kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Prompt detail:
/collage Kehidupan Indonesia yang menggabungkan kuliner, transportasi, sekolah, pasar, kota
besar, desa, batik, alam, olahraga, dan teknologi menjadi satu komposisi visual padat yang
harmonis dan artistik.
33. /doodle

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Mengubah informasi menjadi kumpulan ilustrasi sederhana bergaya coretan tangan.
Prompt singkat:
/doodle Semua aktivitas mahasiswa dalam satu semester.
Prompt detail:
/doodle Kehidupan mahasiswa mulai dari kuliah, membaca buku, mengerjakan tugas,
presentasi, praktikum, organisasi, minum kopi, ujian, hingga liburan. Gunakan banyak doodle
kecil yang saling terhubung dengan panah dan tulisan singkat.
34. /whiteboard
Mengemas ide seperti sesi brainstorming atau penjelasan yang ditulis pada papan tulis putih.
Prompt singkat:
/whiteboard Strategi membangun personal branding dari nol.
Prompt detail:
/whiteboard Strategi personal branding mulai dari menentukan keahlian, target audiens,
memilih platform, membuat konten, membangun kredibilitas, berinteraksi dengan audiens,
hingga monetisasi. Gunakan tulisan marker, panah, kotak, dan sketsa sederhana.
35. /polaroidwall
Mengubah kumpulan momen menjadi susunan foto Polaroid yang terasa personal dan
nostalgik.
Prompt singkat:
/polaroidwall Kenangan perjalanan satu minggu di Jepang.
Prompt detail:
/polaroidwall Kumpulan kenangan perjalanan ke Jepang menampilkan Tokyo, Gunung Fuji,

kereta cepat, makanan Jepang, kuil Kyoto, jalanan malam, dan bunga sakura sebagai foto-
foto Polaroid yang ditempel pada dinding dengan catatan tangan kecil.

36. /origami
Mengubah objek atau pemandangan menjadi karya seni lipatan kertas.
Prompt singkat:
/origami Sekumpulan hewan laut dalam satu pemandangan bawah laut.
Prompt detail:
/origami Pemandangan bawah laut dengan paus, lumba-lumba, penyu, ikan, terumbu karang,
tumbuhan laut, dan gelombang air yang seluruhnya terbentuk dari lipatan kertas origami
dengan detail geometris yang elegan.
37. /oilpainting
Mengubah suatu adegan menjadi karya seni yang menyerupai lukisan cat minyak tradisional.
Prompt singkat:
/oilpainting Pasar malam Indonesia saat hujan.
Prompt detail:
/oilpainting Pasar malam Indonesia setelah hujan dengan lampu kios memantul pada jalan
basah, pedagang makanan, pembeli membawa payung, asap dari gerobak, dan suasana
hangat. Gunakan sapuan kuas cat minyak yang ekspresif dan kaya tekstur.
38. /cinematicposter

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Mengemas sebuah ide menjadi poster film yang dramatis dengan komposisi, pencahayaan,
dan tipografi sinematik.
Prompt singkat:
/cinematicposter Mahasiswa berjuang menyelesaikan skripsi sebelum deadline.
Prompt detail:
/cinematicposter Kisah mahasiswa yang menghadapi malam terakhir sebelum deadline
skripsi dengan laptop menyala, tumpukan buku, kopi, jam menunjukkan tengah malam, dan
lembar revisi berserakan. Buat seperti poster film drama yang intens dan profesional.
39. /retroposter
Menghasilkan poster dengan estetika desain dari era masa lalu seperti 1950-an hingga 1980-
an.
Prompt singkat:
/retroposter Promosi wisata Indonesia bergaya tahun 1960-an.
Prompt detail:
/retroposter Poster wisata Indonesia era 1960-an yang menampilkan Bali, gunung berapi,
sawah, pantai, pura, dan pesawat klasik. Gunakan ilustrasi vintage, warna cetak retro, dan
tipografi perjalanan zaman dahulu.
40. /iceberg
Memvisualisasikan suatu topik berdasarkan tingkat pengetahuan dari yang paling umum di
permukaan hingga yang semakin mendalam di bawahnya.
Prompt singkat:
/iceberg Dunia kecerdasan buatan dari pengetahuan umum hingga konsep tingkat lanjut.
Prompt detail:
/iceberg Dunia AI dengan chatbot dan generative AI di bagian permukaan, kemudian machine
learning dan deep learning, dilanjutkan transformer dan embeddings, hingga interpretability,
alignment, dan konsep lanjutan pada bagian terdalam.
41. /traveljournal
Mengubah perjalanan menjadi halaman jurnal yang memadukan peta, foto, tiket, catatan,
dan memorabilia.
Prompt singkat:
/traveljournal Perjalanan tiga hari menjelajahi Yogyakarta.
Prompt detail:
/traveljournal Perjalanan tiga hari di Yogyakarta meliputi Malioboro, Keraton, Taman Sari,
kuliner gudeg, Gunung Merapi, dan Candi Prambanan. Gabungkan peta kecil, tiket, foto
perjalanan, stempel, catatan tangan, dan ilustrasi tempat.
42. /newspaper
Mengemas informasi menjadi halaman surat kabar lengkap dengan headline, kolom berita,
foto, dan elemen editorial.
Prompt singkat:
/newspaper Hari ketika manusia pertama kali mendarat di Bulan.

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Prompt detail:
/newspaper Halaman depan surat kabar tanggal 21 Juli 1969 yang memberitakan pendaratan
manusia pertama di Bulan. Tampilkan headline besar, foto misi Apollo 11, artikel singkat,
kutipan, timeline misi, dan tata letak koran klasik.
43. /miniature
Mengubah tempat atau aktivitas menjadi dunia kecil dengan kesan model fisik realistis.
Prompt singkat:
/miniature Sebuah dapur restoran yang sangat sibuk saat jam makan malam.
Prompt detail:
/miniature Dapur restoran saat jam sibuk dengan koki memasak, makanan di atas kompor,
pelayan mengambil pesanan, rak bahan makanan, wastafel, oven, dan berbagai aktivitas kecil
seperti dunia miniatur yang sangat detail.
44. /moodboard
Mengumpulkan warna, material, objek, tipografi, dan referensi visual untuk menggambarkan
suatu suasana atau konsep.
Prompt singkat:
/moodboard Ruang kerja minimalis untuk content creator.
Prompt detail:
/moodboard Konsep ruang kerja content creator yang modern dan nyaman dengan meja kayu,
laptop, kamera, pencahayaan hangat, tanaman indoor, rak buku, material natural, palet warna
netral, dan elemen teknologi minimalis.
45. /lowpoly
Mengubah objek menjadi ilustrasi tiga dimensi dengan permukaan geometris berpoligon
rendah.
Prompt singkat:
/lowpoly Pemandangan pedesaan Indonesia dengan gunung dan persawahan.
Prompt detail:
/lowpoly Pemandangan desa Indonesia dengan sawah bertingkat, sungai, rumah, jalan kecil,
pepohonan, petani, dan gunung di kejauhan. Gunakan bentuk geometris faceted yang
sederhana tetapi tetap kaya detail.
46. /anime
Mengubah karakter atau adegan menjadi ilustrasi dengan estetika animasi Jepang.
Prompt singkat:
/anime Mahasiswa belajar sendirian di perpustakaan saat malam.
Prompt detail:
/anime Seorang mahasiswa belajar di perpustakaan kampus pada malam hari dengan laptop,
buku terbuka, catatan, secangkir kopi, dan cahaya kota terlihat melalui jendela besar.
Gunakan suasana emosional dan pencahayaan sinematik.
47. /layereddiagram
Menjelaskan suatu sistem dengan memisahkannya menjadi beberapa lapisan yang
menunjukkan struktur atau tingkatannya.

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

https://www.youtube.com/@EnsiklopediaAhmadFauzi

Prompt singkat:
/layereddiagram Struktur internet dari pengguna hingga pusat data.
Prompt detail:
/layereddiagram Struktur internet dalam beberapa lapisan mulai dari pengguna dan perangkat,
jaringan Wi-Fi, ISP, backbone internet, cloud computing, hingga data center. Setiap lapisan
diberi label dan hubungan antarlevel ditampilkan dengan jelas.
48. /productmockup
Menghasilkan simulasi tampilan produk dan kemasan seperti hasil pemotretan komersial
profesional.
Prompt singkat:
/productmockup Kemasan kopi premium Indonesia bernama Nusantara Coffee.
Prompt detail:
/productmockup Kemasan kopi premium “Nusantara Coffee” dengan biji kopi arabika
Indonesia, desain minimalis modern, motif lokal yang elegan, kemasan standing pouch, dan
beberapa biji kopi di sekitarnya dalam fotografi produk studio profesional.
49. /logo
Menghasilkan identitas visual sederhana dan mudah dikenali untuk merek, organisasi,
produk, atau channel.
Prompt singkat:
/logo Channel YouTube bernama Ensiklopedia Ahmad Fauzi.
Prompt detail:
/logo Channel YouTube “Ensiklopedia Ahmad Fauzi” yang membahas AI, penelitian,
pendidikan, dan publikasi ilmiah. Gabungkan simbol pengetahuan dan teknologi dalam logo
yang modern, sederhana, profesional, mudah dikenali, dan tetap jelas ketika digunakan
sebagai foto profil berukuran kecil.
50. /stickerpack
Mengubah sebuah tema menjadi satu set stiker visual dengan berbagai objek, ekspresi, ikon,
atau elemen yang konsisten dalam satu gaya.
Prompt singkat:
/stickerpack Kuliner khas Indonesia dari berbagai daerah.
Prompt detail:
/stickerpack Kuliner khas Indonesia dari berbagai daerah seperti rendang, pempek, gudeg,
rawon, sate Madura, nasi goreng, soto, coto Makassar, papeda, kerak telor, mie Aceh, dan es
cendol. Buat sebagai satu lembar koleksi stiker dengan gaya visual konsisten, menarik, dan
setiap elemen terpisah jelas.

Ahmad Fauzi
ahmad_fauzi@umm.ac.id
YouTube: Ensiklopedia Ahmad Fauzi


Menjahit Harapan

  https://www.youtube.com/watch?v=NTABmwXVU2k&t=183s https://www.antaranews.com/berita/5284401/transformasi-digital-toko-kelontong-jadi-...