Thursday, 16 July 2026

Astra Pay

 


Program Sekolah Literasi dan Inklusi Keuangan AstraPay

Program Sekolah Literasi dan Inklusi Keuangan AstraPay merupakan inisiatif edukasi keuangan yang dikembangkan oleh AstraPay sebagai bagian dari ekosistem Astra Financial untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, guru, UMKM, dan generasi muda. Program ini mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan menekankan pemanfaatan layanan keuangan digital secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.


Tujuan Program

Program ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi.
  • Mendorong kebiasaan menabung dan menyusun anggaran sejak usia sekolah.
  • Mengenalkan layanan keuangan digital yang aman, termasuk dompet digital, QRIS, dan pembayaran non-tunai.
  • Mencegah masyarakat menjadi korban penipuan digital, pinjaman online ilegal, dan judi online.
  • Mendorong inklusi keuangan melalui pemanfaatan layanan keuangan formal dan digital.

Sasaran Program

Program menyasar berbagai kelompok, antara lain:

  • Siswa SD, SMP, SMA/SMK.
  • Mahasiswa.
  • Guru dan tenaga pendidik.
  • Orang tua.
  • Pelaku UMKM.
  • Kelompok rentan seperti perempuan, masyarakat 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar), penyandang disabilitas, dan pekerja migran Indonesia.

Metode Pembelajaran

Program menggunakan pendekatan experiential learning yang menggabungkan edukasi dengan praktik langsung.

1. Financial Awareness

Memberikan pemahaman dasar mengenai:

  • pentingnya literasi keuangan,
  • tujuan keuangan,
  • perilaku finansial yang sehat.

2. Interactive Learning

Melalui:

  • seminar,
  • workshop,
  • simulasi,
  • permainan edukatif,
  • kuis,
  • diskusi kasus.

3. Digital Financial Experience

Peserta mempraktikkan penggunaan:

  • dompet digital,
  • QRIS,
  • transaksi non-tunai,
  • pembayaran digital secara aman.

4. Project Based Learning

Peserta membuat proyek sederhana seperti:

  • rencana anggaran bulanan,
  • target tabungan,
  • simulasi usaha kecil,
  • pencatatan keuangan.

5. Competition & Appreciation

Dalam program Kreasi Literasi Keuangan (KLiK), peserta dapat mengikuti kompetisi literasi kreatif dan guru berkesempatan memperoleh penghargaan, sementara pelajar dapat memperoleh beasiswa.


Tahapan Program

Implementasi program umumnya dilakukan melalui delapan tahapan.

Tahap 1 – Assessment

  • Survei tingkat literasi keuangan.
  • Identifikasi kebutuhan peserta.
  • Pemetaan sekolah atau komunitas.

Tahap 2 – Edukasi Dasar

Materi meliputi:

  • konsep uang,
  • kebutuhan dan keinginan,
  • kebiasaan menabung,
  • penyusunan anggaran.

Tahap 3 – Literasi Keuangan Digital

Peserta belajar mengenai:

  • dompet digital,
  • QRIS,
  • keamanan transaksi,
  • perlindungan data pribadi.

Tahap 4 – Pengelolaan Keuangan

Materi meliputi:

  • perencanaan keuangan,
  • pencatatan pemasukan dan pengeluaran,
  • dana darurat,
  • pengelolaan utang secara sehat.

Tahap 5 – Simulasi dan Praktik

Peserta melakukan:

  • simulasi transaksi digital,
  • penyusunan anggaran,
  • simulasi usaha sederhana.

Tahap 6 – Kompetisi dan Proyek

Melalui:

  • lomba kreativitas,
  • presentasi proyek,
  • tantangan literasi keuangan.

Tahap 7 – Evaluasi

  • Pre-test dan post-test.
  • Pengukuran perubahan perilaku finansial.
  • Umpan balik peserta.

Tahap 8 – Pendampingan

  • Monitoring implementasi.
  • Kampanye literasi berkelanjutan.
  • Penguatan komunitas sekolah atau mitra.

Kurikulum Program

Kurikulum dirancang secara bertahap agar sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman peserta.

ModulMateri
1. Financial MindsetKonsep uang, tujuan keuangan, perilaku finansial
2. BudgetingMenyusun anggaran, kebutuhan vs keinginan, prioritas
3. SavingMenabung, target keuangan, dana darurat
4. Digital PaymentQRIS, dompet digital, transaksi non-tunai
5. Digital SecurityKeamanan transaksi, perlindungan data, phishing
6. Financial ProductsTabungan, asuransi, pembiayaan, investasi dasar
7. EntrepreneurshipKeuangan usaha sederhana, pencatatan kas
8. Responsible FinancePinjaman yang sehat, bahaya pinjaman ilegal dan judi online, etika penggunaan layanan keuangan digital

Kompetensi yang Diharapkan

Setelah mengikuti program, peserta diharapkan mampu:

  • Mengelola pemasukan dan pengeluaran.
  • Menyusun anggaran pribadi.
  • Menabung secara teratur.
  • Menggunakan layanan pembayaran digital dengan aman.
  • Memahami manfaat produk keuangan formal.
  • Mengenali dan menghindari penipuan digital, investasi bodong, pinjaman online ilegal, dan judi online.
  • Menerapkan perilaku finansial yang bertanggung jawab.

Indikator Keberhasilan

Program dievaluasi melalui beberapa indikator, antara lain:

  • Peningkatan skor literasi keuangan peserta.
  • Bertambahnya penggunaan layanan keuangan formal dan digital secara bertanggung jawab.
  • Peningkatan kemampuan menyusun anggaran dan menabung.
  • Meningkatnya kesadaran terhadap keamanan transaksi digital.
  • Partisipasi aktif guru dan sekolah dalam kegiatan literasi keuangan.

Ringkasan Alur Program

Assessment → Edukasi Dasar → Literasi Keuangan Digital → Pengelolaan Keuangan → Simulasi & Praktik → Proyek & Kompetisi → Evaluasi → Pendampingan Berkelanjutan

Program ini menggabungkan edukasi keuangan, pengalaman praktik menggunakan teknologi pembayaran digital, dan pembentukan perilaku finansial yang sehat. Melalui kolaborasi AstraPay, Astra Financial, dan berbagai mitra pendidikan, program ini bertujuan menciptakan generasi yang cerdas finansial, inklusif terhadap layanan keuangan formal, dan mampu memanfaatkan teknologi keuangan secara aman dan bertanggung jawab

No comments:

Post a Comment

Sribu Freelancer

  https://go.sribu.com/id/how-it-works-client/ Sribu adalah platform marketplace freelancer digital asal Indonesia yang mempertemukan klien...