Thursday, 16 July 2026

On Boarding UMKM Bank Indonesia

 



Program Onboarding UMKM Bank Indonesia

Program Onboarding UMKM Bank Indonesia adalah program pendampingan dan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bertujuan membantu usaha bertransformasi menjadi lebih digital, produktif, kompetitif, dan siap mengakses pasar serta pembiayaan. Program ini merupakan bagian dari strategi pengembangan UMKM Bank Indonesia dalam membangun ekosistem ekonomi digital dan meningkatkan daya saing UMKM nasional.

Tujuan Program

Program ini dirancang untuk:

  • Meningkatkan kapasitas bisnis dan manajemen UMKM.
  • Mempercepat transformasi digital UMKM.
  • Memperluas akses pemasaran melalui marketplace dan kanal digital.
  • Meningkatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.
  • Mempersiapkan UMKM menuju pasar nasional maupun ekspor.
  • Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Sasaran Program

Program ditujukan kepada:

  • Pelaku usaha mikro.
  • Pelaku usaha kecil.
  • Pelaku usaha menengah.
  • Wirausaha baru yang memiliki potensi berkembang.
  • UMKM binaan pemerintah daerah, komunitas, maupun lembaga mitra Bank Indonesia.

Prioritas biasanya diberikan kepada UMKM pada sektor:

  • Makanan dan minuman.
  • Fesyen.
  • Kerajinan.
  • Pertanian.
  • Perikanan.
  • Produk kreatif lokal.
  • Komoditas unggulan daerah.

Tahapan Program

Program Onboarding UMKM umumnya terdiri dari beberapa tahapan berikut:

1. Seleksi Peserta

  • Pendaftaran UMKM.
  • Verifikasi legalitas usaha.
  • Penilaian potensi bisnis.

2. Assessment

  • Analisis kondisi usaha.
  • Identifikasi kebutuhan pengembangan.
  • Penilaian kesiapan digital.

3. Capacity Building

Peserta memperoleh pelatihan mengenai:

  • Kewirausahaan.
  • Manajemen usaha.
  • Pengelolaan keuangan.
  • Branding.
  • Packaging.
  • Digital marketing.
  • Legalitas usaha.
  • Standar kualitas produk.

4. Digital Onboarding

UMKM didampingi untuk:

  • Membuat akun marketplace.
  • Mengoptimalkan media sosial.
  • Menggunakan pembayaran digital (misalnya QRIS).
  • Mengelola katalog digital.
  • Memanfaatkan aplikasi pencatatan keuangan.

5. Business Matching

Peserta difasilitasi bertemu dengan:

  • Buyer.
  • Distributor.
  • Retail modern.
  • Marketplace.
  • Perbankan.
  • Investor.

6. Monitoring dan Pendampingan

Setelah pelatihan, peserta tetap mendapatkan pendampingan agar transformasi usaha dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kompetensi yang Dikembangkan

Program mengembangkan kemampuan peserta dalam:

  • Manajemen bisnis.
  • Digital marketing.
  • Branding produk.
  • Fotografi produk.
  • Pengelolaan keuangan.
  • Literasi keuangan.
  • Penggunaan QRIS.
  • E-commerce.
  • Customer service.
  • Business networking.
  • Inovasi produk.
  • Penyusunan model bisnis.

Fasilitas yang Diperoleh Peserta

Peserta program umumnya memperoleh:

  • Pelatihan intensif.
  • Pendampingan oleh mentor.
  • Konsultasi bisnis.
  • Akses jejaring bisnis.
  • Business matching.
  • Fasilitasi digitalisasi usaha.
  • Kesempatan mengikuti pameran UMKM.
  • Akses terhadap program pembiayaan sesuai kesiapan usaha.

Roadmap Pengembangan UMKM Bank Indonesia

Program Onboarding merupakan bagian dari peta jalan pengembangan UMKM Bank Indonesia yang terdiri dari empat tahapan:

  1. UMKM Potensial – identifikasi dan penguatan dasar usaha.
  2. Success / Link to Market and Finance – perluasan akses pasar dan pembiayaan.
  3. Go Digital – adopsi teknologi digital dalam operasional dan pemasaran.
  4. Go Export – peningkatan kapasitas agar mampu memasuki pasar internasional.

Dampak Program

Melalui Program Onboarding, Bank Indonesia menargetkan terciptanya UMKM yang:

  • Memiliki tata kelola usaha yang lebih baik.
  • Siap bersaing di era ekonomi digital.
  • Memiliki akses pasar yang lebih luas.
  • Meningkatkan omzet dan produktivitas.
  • Memanfaatkan sistem pembayaran digital.
  • Siap memperoleh pembiayaan formal.
  • Berpeluang menjadi UMKM berorientasi ekspor.

Contoh Implementasi

Pelaksanaan program dapat berbeda di setiap kantor perwakilan Bank Indonesia. Sebagai contoh, Program Onboarding UMKM Jawa Timur 2026 mengusung tema "Digitalisasi untuk Peningkatan Daya Saing UMKM", dengan fokus pada pelatihan, pendampingan intensif, penguatan branding, pemasaran digital, dan transformasi usaha melalui pemanfaatan teknologi.

Nilai Tambah Program

AspekProgram Onboarding UMKM Bank Indonesia
PendekatanCapacity Building dan Business Coaching
FokusDigitalisasi, daya saing, dan akses pasar
PendampingPraktisi, mentor bisnis, dan mitra Bank Indonesia
TeknologiMarketplace, media sosial, QRIS, dan aplikasi digital
LuaranUMKM lebih siap masuk ekosistem digital dan pembiayaan
Tahap LanjutanGo Digital dan Go Export sesuai roadmap Bank Indonesia

AWS Robocoding

 












AWS Global Volunteering Month – RoboCoder Program

AWS Global Volunteering Month – RoboCoder Program merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan sebagai bagian dari AWS (Amazon Web Services) Global Volunteering Month, yaitu inisiatif tahunan di mana karyawan AWS di seluruh dunia menjadi relawan untuk mendukung pendidikan, lingkungan, dan pengembangan masyarakat. Dalam program RoboCoder, relawan AWS membimbing siswa untuk mengenal robotika, pemrograman (coding), dan teknologi cloud melalui pembelajaran yang interaktif dan berbasis proyek.

Tujuan Program

Program RoboCoder bertujuan untuk:

  • Meningkatkan literasi digital dan komputasi sejak usia sekolah.
  • Mengenalkan konsep Computational Thinking dan pemrograman.
  • Menumbuhkan minat terhadap bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).
  • Mengembangkan kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah.
  • Memperkenalkan peluang karier di bidang teknologi dan komputasi awan (cloud computing).

Sasaran Program

Peserta program umumnya meliputi:

  • Siswa SD hingga SMA/SMK (bergantung pada penyelenggara lokal).
  • Guru sebagai pendamping dan penerima pelatihan.
  • Sekolah dan komunitas pendidikan yang menjadi mitra AWS.

Bentuk Kegiatan

Program RoboCoder biasanya terdiri atas beberapa aktivitas berikut:

  1. Pengenalan Dunia Teknologi
    • Peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
    • Karier di bidang teknologi digital.
  2. Dasar-Dasar Coding
    • Algoritma.
    • Logika pemrograman.
    • Block-based programming (misalnya Scratch).
  3. Robotika
    • Perakitan robot sederhana.
    • Sensor dan aktuator.
    • Simulasi otomasi.
  4. Project-Based Learning
    • Peserta membuat proyek robot atau aplikasi sederhana.
    • Presentasi hasil proyek.
  5. Mentoring oleh Relawan AWS
    • Pendampingan teknis.
    • Berbagi pengalaman bekerja di industri teknologi.
    • Motivasi untuk melanjutkan pendidikan di bidang STEM.

Kompetensi yang Dikembangkan

Program ini membantu peserta mengembangkan:

  • Computational Thinking.
  • Dasar pemrograman.
  • Robotika.
  • Internet of Things (IoT) dasar.
  • Problem Solving.
  • Critical Thinking.
  • Creativity.
  • Collaboration.
  • Communication.
  • Digital Literacy.

Metode Pembelajaran

Pendekatan yang digunakan bersifat hands-on learning, yaitu peserta belajar dengan cara langsung mencoba dan membuat proyek. Metode ini meliputi:

  • Demonstrasi.
  • Praktik langsung.
  • Kolaborasi dalam tim.
  • Tantangan (challenge).
  • Presentasi hasil karya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi AWS dalam membangun keterampilan digital melalui pengalaman belajar praktis.

Peran AWS dalam Program

Kontribusi AWS meliputi:

  • Mengirimkan karyawan sebagai relawan (volunteer).
  • Menyediakan materi pembelajaran teknologi.
  • Mendukung pengembangan keterampilan digital masyarakat.
  • Memperkuat kolaborasi dengan sekolah, lembaga pendidikan, dan organisasi nirlaba sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dampak yang Diharapkan

Program RoboCoder diharapkan menghasilkan:

  • Meningkatnya minat siswa terhadap STEM.
  • Bertambahnya kemampuan dasar coding dan robotika.
  • Meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam membuat solusi berbasis teknologi.
  • Terbangunnya kolaborasi antara sekolah, industri, dan komunitas.
  • Tumbuhnya generasi muda yang siap menghadapi kebutuhan keterampilan digital masa depan.

Nilai Tambah Program

AspekAWS RoboCoder Program
PendekatanProject-Based Learning & Hands-on Learning
MentorRelawan profesional AWS
FokusCoding, Robotika, dan Computational Thinking
Soft SkillsKolaborasi, komunikasi, kreativitas, kepemimpinan
HasilProyek teknologi sederhana dan pengalaman belajar praktis
EkosistemKolaborasi sekolah, komunitas, dan industri

Catatan

Perlu dicatat bahwa AWS Global Volunteering Month adalah program global yang menaungi berbagai kegiatan kerelawanan. "RoboCoder" merupakan nama kegiatan yang digunakan pada penyelenggaraan tertentu bersama mitra lokal, sehingga format, kurikulum, dan sasaran dapat berbeda di setiap negara atau wilayah. Hingga saat ini, AWS belum menerbitkan standar global khusus untuk RoboCoder; implementasinya disesuaikan dengan kebutuhan komunitas dan mitra penyelenggara setempat. 

Starbuck Creative Youth Entrepreneurship

 





Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP) adalah program pengembangan kewirausahaan bagi pelajar SMA dan SMK di Indonesia yang diselenggarakan melalui kolaborasi Starbucks Indonesia, The Starbucks Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Program ini pertama kali diluncurkan pada 2019 dengan tujuan membangun jiwa kewirausahaan, kepemimpinan, kreativitas, dan kesiapan kerja generasi muda melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

Tujuan Program

SCYEP dirancang untuk membantu peserta:

  • Mengembangkan pola pikir (entrepreneurial mindset).
  • Mengidentifikasi peluang bisnis di lingkungan sekitar.
  • Menciptakan produk atau jasa yang memiliki nilai tambah.
  • Memahami cara menyusun model bisnis sederhana.
  • Mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan.
  • Melatih kemampuan melakukan presentasi bisnis (business pitching) kepada investor atau dewan juri.

Sasaran Program

Program menyasar:

  • Siswa SMA
  • Siswa SMK
  • Guru pendamping
  • Sekolah mitra di berbagai kota di Indonesia

Sejak diluncurkan, program telah menjangkau ribuan pelajar di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Jayapura, Bogor, Bekasi, Batam, dan lainnya. Hingga beberapa tahun pelaksanaannya, lebih dari 5.000 siswa telah mengikuti program ini.

Model Pembelajaran

SCYEP menggunakan pendekatan learning by doing, sehingga peserta tidak hanya mempelajari teori kewirausahaan tetapi juga membangun bisnis secara nyata.

Tahapan umumnya meliputi:

  1. Entrepreneurship Workshop
    • Design Thinking
    • Creative Thinking
    • Problem Solving
    • Identifikasi peluang usaha
  2. Business Planning
    • Value Proposition
    • Business Model Canvas
    • Analisis pasar
    • Strategi pemasaran
  3. Student Company
    Peserta membentuk perusahaan mini (Student Company) yang memiliki:
    • CEO
    • Finance
    • Marketing
    • Production
    • Human Resources
  4. Business Implementation
    Peserta menjalankan usaha secara langsung:
    • Produksi
    • Penjualan
    • Promosi
    • Pengelolaan keuangan
    • Evaluasi usaha
  5. Mentoring
    Karyawan Starbucks (Starbucks Partners) menjadi mentor yang mendampingi tim selama program berlangsung. Pada salah satu penyelenggaraan, ratusan mentor sukarela memberikan ratusan jam pendampingan kepada peserta.
  6. Business Pitch Competition
    Setiap tim mempresentasikan hasil bisnisnya di hadapan juri profesional.

Kompetensi yang Dikembangkan

Program mengembangkan kompetensi abad ke-21, antara lain:

  • Kreativitas dan inovasi
  • Kepemimpinan
  • Komunikasi efektif
  • Kolaborasi tim
  • Berpikir kritis
  • Literasi keuangan
  • Digital marketing
  • Public speaking
  • Negosiasi
  • Pengambilan keputusan

Selain keterampilan teknis bisnis, peserta juga dibekali kemampuan membangun karakter dan kepercayaan diri.

Metode Experiential Learning

SCYEP menerapkan siklus pembelajaran berbasis pengalaman:

Belajar → Mencoba → Menjalankan Bisnis → Mendapatkan Mentor → Refleksi → Mengembangkan Bisnis

Pendekatan ini memungkinkan siswa mengalami proses kewirausahaan secara nyata, bukan sekadar mempelajari konsep di kelas.

Peran Starbucks

Kontribusi Starbucks Indonesia dalam program ini meliputi:

  • Pendanaan melalui The Starbucks Foundation.
  • Penyediaan mentor dari kalangan karyawan (Starbucks Partners).
  • Berbagi pengalaman industri dan praktik bisnis.
  • Dukungan penyelenggaraan kompetisi dan pengembangan kapasitas peserta sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dampak Program

Beberapa capaian yang dilaporkan meliputi:

  • Ribuan pelajar memperoleh pengalaman membangun bisnis sejak di bangku sekolah.
  • Terbentuk ratusan Student Company.
  • Peserta berhasil menghasilkan produk dan melakukan penjualan nyata.
  • Meningkatnya kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta literasi bisnis dan keuangan.
  • Terbentuk jejaring antara sekolah, dunia usaha, mentor, dan komunitas kewirausahaan.

Nilai Tambah Program

SCYEP memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pelatihan kewirausahaan konvensional:

AspekPendekatan SCYEP
PembelajaranBerbasis pengalaman (experiential learning)
MentorPraktisi industri dari Starbucks
AktivitasMendirikan dan menjalankan bisnis nyata
PendampinganIntensif selama program berlangsung
PenilaianKompetisi bisnis dan presentasi (pitching)
Soft SkillsKepemimpinan, komunikasi, kreativitas, kolaborasi
JejaringMenghubungkan sekolah, dunia usaha, dan komunitas

Secara keseluruhan, Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program merupakan salah satu contoh praktik baik pendidikan kewirausahaan di Indonesia yang mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan pengalaman bisnis nyata, pendampingan oleh praktisi industri, dan penguatan keterampilan abad ke-21 sehingga peserta lebih siap menjadi wirausahawan maupun tenaga kerja yang adaptif. 

Wednesday, 15 July 2026

Prestasi Junior - Zurich Entrepreneur Program

 



















Job Connector - Digital Creative Entrepreneur

 












Pusat Layanan Usaha dan Kerja Double Track atau DT-PLUSK menghadirkan Program Job Connector, sebuah inisiatif unggulan yang dirancang untuk membantu para alumni peserta pelatihan mendapatkan pekerjaan impian yang sesuai dengan minat dan kompetensinya. Apa Itu Program Job Connector? Program Job Connector adalah program yang menghubungkan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli. Tidak hanya itu, program ini juga memberikan pelatihan dan pembekalan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan memadukan pelatihan berkualitas dan koneksi langsung ke dunia kerja, Anda memiliki peluang lebih besar untuk sukses di pasar tenaga kerja. Manfaat Mengikuti Program Job Connector Pelatihan Berbasis Industri Pelatihan yang diberikan dalam program ini disesuaikan dengan kebutuhan industri terkini. Anda akan mempelajari keterampilan yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan. Jaringan Perusahaan Terpercaya DT PLUSK bekerja sama dengan berbagai perusahaan ternama untuk menyediakan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi Anda. Bimbingan Karier Dapatkan bimbingan langsung dari mentor berpengalaman untuk membantu Anda mempersiapkan CV, menghadapi wawancara kerja, dan membangun personal branding yang kuat. Peluang Kerja Lebih Besar Dengan kombinasi pelatihan dan koneksi langsung ke perusahaan, peluang Anda untuk diterima bekerja menjadi lebih tinggi. Siapa yang Bisa Bergabung? Program Job Connector terbuka untuk para alumni yang baru memulai karier maupun profesional yang ingin meningkatkan keterampilan. Jika Anda ingin bertransformasi menjadi kandidat yang dicari oleh perusahaan, program ini adalah pilihan yang tepat. Cara Mendaftar Program Job Connector Kunjungi Situs Resmi Buka halaman https://plusk.online/ dan cari informasi tentang Program Job Connector. Isi Formulir Pendaftaran Lengkapi formulir pendaftaran dengan data diri Anda dan pilih bidang pelatihan yang sesuai dengan minat serta keahlian Anda. Ikuti Seleksi Setelah mendaftar, Anda akan mengikuti proses seleksi untuk memastikan Anda cocok dengan program ini. Mulai Pelatihan Setelah diterima, Anda dapat segera memulai pelatihan dan bersiap untuk langkah berikutnya menuju karier impian Anda. Kenapa Memilih DT PLUSK? DT PLUSK adalah platform terpercaya yang telah membantu ribuan orang menemukan karier impian mereka. Dengan pendekatan yang inovatif dan tim profesional, kami berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi para pencari kerja. Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Segera daftar dan wujudkan karier impian Anda bersama Program Job Connector dari DT PLUSK. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://plusk.online/.

https://www.dce.co.id/program/


Digital Creative Entrepreneur

Digital Creative Entrepreneur (DCE) adalah program pengembangan kewirausahaan berbasis digital yang dirancang untuk membentuk generasi muda menjadi wirausahawan kreatif, inovatif, adaptif, dan mampu membangun bisnis berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital. Program ini tidak hanya mengajarkan cara memulai usaha, tetapi juga mendampingi peserta mulai dari menemukan ide bisnis, mengembangkan produk, menguji model bisnis, hingga mempresentasikan usaha kepada investor, mitra, maupun calon pelanggan.

Program ini cocok bagi peserta pelatihan, alumni Double Track, siswa SMA/SMK, mahasiswa, maupun masyarakat yang ingin membangun startup, UMKM digital, maupun bisnis kreatif.


Tujuan Program

  • Menumbuhkan jiwa kewirausahaan digital.
  • Mengembangkan produk dan jasa yang memiliki nilai tambah.
  • Meningkatkan kemampuan digital marketing dan branding.
  • Membantu peserta membangun bisnis yang siap bersaing.
  • Menghubungkan peserta dengan mentor, investor, dan ekosistem bisnis.

Alur Program Digital Creative Entrepreneur

ONBOARDING
      │
      ▼
PITCHING TRACKS
      │
      ▼
ACADEMY
      │
      ▼
SUMMIT

1. OnBoarding

Tujuan

Mempersiapkan peserta agar memahami program, mengenali potensi diri, serta menentukan ide bisnis yang akan dikembangkan.

Kegiatan

  • Registrasi peserta
  • Pengenalan Program Digital Creative Entrepreneur
  • Self Assessment Entrepreneur
  • Business Mindset
  • Design Thinking
  • Menentukan ide usaha
  • Penyusunan Business Model Canvas (BMC)
  • Pembentukan kelompok usaha (jika diperlukan)

Output

✔ Memahami alur program

✔ Memiliki ide bisnis

✔ Memiliki Business Model Canvas

✔ Siap mengikuti tahapan berikutnya


2. Pitching Tracks

Tujuan

Melatih peserta menyampaikan ide bisnis secara profesional.

Materi

  • Elevator Pitch
  • Storytelling Bisnis
  • Public Speaking
  • Business Presentation
  • Value Proposition
  • Market Validation
  • Pitch Deck

Aktivitas

  • Presentasi ide bisnis
  • Review mentor
  • Feedback
  • Revisi model bisnis
  • Simulasi pitching

Output

✔ Pitch Deck

✔ Presentasi Bisnis

✔ Validasi Ide

✔ Business Improvement


3. Academy

Tujuan

Memberikan kompetensi praktis dalam membangun dan mengembangkan bisnis digital.

Materi

Entrepreneur Mindset

  • Growth Mindset
  • Leadership
  • Creative Thinking
  • Problem Solving

Product Development

  • Product Design
  • Service Design
  • MVP Development
  • Quality Control

Branding

  • Personal Branding
  • Brand Identity
  • Logo
  • Packaging

Digital Marketing

  • Content Marketing
  • Social Media Marketing
  • Marketplace
  • SEO
  • AI Marketing
  • Email Marketing

Business Management

  • Keuangan
  • Harga Produk
  • Business Plan
  • Legalitas
  • HKI
  • Pajak UMKM

AI for Business

  • ChatGPT
  • Canva AI
  • Gemini
  • Microsoft Copilot
  • AI Content
  • AI Customer Service

Sales

  • Negotiation
  • Customer Experience
  • Customer Relationship
  • Closing Technique

Output

✔ Produk siap jual

✔ Brand

✔ Marketplace

✔ Media Sosial

✔ Business Plan

✔ Pitch Deck Final


4. Summit

Tujuan

Menampilkan hasil terbaik peserta kepada dunia industri, investor, pemerintah, dan masyarakat.

Kegiatan

  • Business Expo
  • Startup Showcase
  • Product Exhibition
  • Pitching Competition
  • Business Matching
  • Investor Meet Up
  • Awarding
  • Networking Session

Output

✔ Produk dipamerkan

✔ Bertemu investor

✔ Bertemu calon buyer

✔ Kolaborasi bisnis

✔ Kesempatan inkubasi lanjutan


Model Program

IDE
 │
 ▼
OnBoarding
 │
 ▼
Business Validation
 │
 ▼
Pitching Tracks
 │
 ▼
Mentoring
 │
 ▼
Academy
 │
 ▼
Product Development
 │
 ▼
Digital Marketing
 │
 ▼
Summit
 │
 ▼
Business Matching
 │
 ▼
Digital Creative Entrepreneur

Kompetensi yang Dihasilkan

KompetensiHasil
Entrepreneur MindsetBerani memulai usaha dan mengambil peluang
Business PlanningMenyusun model dan rencana bisnis
Digital MarketingMemasarkan produk melalui platform digital
BrandingMembangun identitas dan citra merek
Financial LiteracyMengelola keuangan usaha secara efektif
Product DevelopmentMengembangkan produk yang sesuai kebutuhan pasar
Public SpeakingMenyampaikan ide bisnis secara meyakinkan
NetworkingMembangun jejaring dengan mentor, investor, dan mitra
AI UtilizationMemanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi bisnis

Target Akhir Program

Peserta diharapkan menjadi Digital Creative Entrepreneur yang mampu:

  • Menciptakan produk atau layanan kreatif berbasis digital.
  • Mengelola bisnis secara profesional dan berkelanjutan.
  • Memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi serta daya saing.
  • Membangun jejaring dengan pelanggan, mitra usaha, dan investor.
  • Menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Program ini membentuk perjalanan yang terstruktur, dimulai dari OnBoarding sebagai fondasi ide dan mindset, dilanjutkan dengan Pitching Tracks untuk memvalidasi dan mengomunikasikan ide bisnis, Academy untuk memperkuat kompetensi teknis dan manajerial, hingga Summit sebagai puncak kegiatan untuk mempertemukan peserta dengan ekosistem bisnis melalui pameran, business matching, dan peluang investasi. Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya belajar berwirausaha, tetapi juga memiliki kesempatan nyata untuk mengembangkan usaha yang siap bersaing di era ekonomi digital.



Monday, 6 July 2026

Micro News

 











Tingginya angka pengangguran lulusan sekolah menengah masih menjadi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan SMK dan SMA masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka yang relatif tinggi dibandingkan beberapa jenjang pendidikan lainnya.

Di tengah tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menghadirkan solusi yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan dan pemberdayaan pengusaha ultra mikro, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi generasi muda di berbagai daerah. Melalui perluasan layanan dan pendampingan kepada jutaan nasabah, PNM turut menciptakan lapangan pekerjaan yang memberi ruang, termasuk bagi lulusan SMA/SMK untuk bertumbuh, berkarya, dan membangun masa depan.

Peran tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah melalui Danantara dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penguatan UMKM akan menciptakan efek berganda yang lebih luas, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, hingga meningkatkan daya saing Indonesia.

Dony juga menegaskan pentingnya mengedepankan hak pegawai di balik transformasi dan konsolodiasi BUMN. “Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat,” ujar Dony.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM membuktikan bahwa perluasan akses pembiayaan dan pemberdayaan mampu menghadirkan manfaat yang jauh lebih luas. Pertumbuhan jumlah nasabah mendorong peningkatan kebutuhan tenaga pendamping di lapangan, sehingga membuka peluang kerja bagi puluhan ribu lulusan SMA/K sederajat, khususnya dari keluarga prasejahtera. Tidak hanya memperoleh pekerjaan formal, mereka juga mendapatkan kesempatan mengembangkan kompetensi, membangun jenjang karier, hingga melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan PNM.

Hingga saat ini, PNM telah menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia, dengan sekitar 88 persen di antaranya merupakan perempuan, dimana lebih dari 43 ribu merupakan lulusan SMA/K sederajat. Mereka menjadi ujung tombak pendampingan bagi jutaan perempuan prasejahtera nasabah PNM Mekaar sekaligus berperan sebagai agen pemberdayaan ekonomi di tingkat komunitas.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bahwa penciptaan lapangan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari misi pemberdayaan yang dijalankan perusahaan. Menurutnya, sejak menjadi bagian dari Danantara, PNM terus memperkuat kontribusinya tidak hanya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha ultra mikro, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia.

"Ketika usaha ultra mikro berkembang, kebutuhan tenaga kerja ikut meningkat. Peluang tersebut banyak diisi oleh lulusan SMA dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya memiliki akses kerja yang terbatas. Karena itu, pemberdayaan yang PNM lakukan tidak hanya melahirkan pengusaha yang lebih mandiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan kesejahteraan di tingkat komunitas," jelas Kindaris.

Melalui pendekatan tersebut, PNM membuktikan bahwa dampak pembiayaan tidak berhenti pada bertambahnya modal usaha. Setiap usaha yang tumbuh mampu menggerakkan ekonomi keluarga, menciptakan kesempatan kerja baru, serta menghadirkan manfaat yang menjangkau masyarakat secara lebih luas. Inilah efek berganda pemberdayaan yang terus diperkuat PNM bersama Danantara dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

=================================================

Terbaru, bioskop mini Alfamart kini resmi hadir di Kota Bogor dan menjadi pilihan hiburan baru dengan harga tiket yang terjangkau. Masyarakat dapat menikmati pengalaman menonton film di bioskop mini Alfamart mulai dari Rp15.000 per tiket. Pembelian tiket bioskop mini Alfamart juga praktis karena bisa dilakukan secara mandiri, baik melalui mesin otomatis maupun aplikasi di ponsel. CEO Layar Digi, Victor Timothy, mengatakan pembelian tiket tidak lagi mengandalkan petugas kasir. "Dari pembelian tiket pun kita juga tidak pakai kasir yang menjaga, tapi orang bisa langsung beli di sana," ujar Victor Timothy saat pembukaan bioskop Alfamart Bogor.

Lokasi Bioskop Alfamart Bogor Bioskop Alfamart Bogor berada di lantai dua Alfamart Sudirman Raya yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 54, Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Area studio dibuat terpisah dari minimarket di lantai dasar. Pengunjung dapat langsung menuju lantai dua melalui tangga yang berada di bagian luar bangunan. Studio bioskop memiliki kapasitas 49 kursi yang tersusun dalam delapan baris, dengan enam hingga tujuh kursi di setiap barisnya.

Cara Beli Tiket Bioskop Alfamart Bogor Saat ini terdapat dua cara membeli tiket bioskop Alfamart yang dapat dipilih pengunjung. 1. Membeli tiket melalui mesin kiosk Di depan studio tersedia dua mesin kiosk otomatis yang dapat digunakan untuk membeli tiket secara mandiri. Melalui mesin tersebut, pengunjung dapat: - Memilih film yang sedang tayang. - Menentukan jadwal penayangan. - Memilih nomor kursi. - Melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Setelah pembayaran berhasil, tiket dapat dicetak sebelum masuk ke studio. 2. Membeli tiket melalui aplikasi Alfagift Selain melalui mesin kiosk, tiket bioskop juga dapat dibeli lewat aplikasi Alfagift. Menurut Victor Timothy, fitur ini memudahkan masyarakat karena Alfagift telah memiliki sekitar sembilan juta pengguna aktif. Pada halaman utama aplikasi tersedia menu Layar Digi yang berisi beberapa layanan, yaitu: - Beli Tiket. - Reservasi. - Cek Status. Pengguna cukup memilih lokasi bioskop, film yang ingin ditonton, jadwal tayang, serta kursi yang tersedia. Setelah pembayaran selesai, tiket fisik dapat dicetak melalui mesin otomatis ketika tiba di lokasi bioskop.


Friday, 3 July 2026

KFC - Smart Center Project

 








1000 Guru untuk Pendidikan di Pedalaman Sulawesi Selatan

1000 Guru dibentuk pada tanggal 22 Agustus 2012 oleh Jemi Ngadiono, merupakan komunitas sosial yang peduli pendidikan anak pedalaman. Berdasarkan pengalamannya melakukan perjalanan ke daerah-daerah pelosok Indonesia, Jemi Ngadiono sering kali melihat realita pendidikan di pedalaman yang jauh berbeda dengan di kota, seperti sekolah dengan tenaga pengajar yang tidak ada, gedung sekolah yang tidak layak, fasilitas penunjang belajar mengajar tidak memadai, bahkan tingginya tingkat putus sekolah. Hal inilah yang mendorong Komunitas 1000 Guru terbentuk dengan tujuan mengajak anak muda dari seluruh Indonesia untuk ikut menyaksikan realita di pedalaman serta mengambil bagian terhadap kepedulian pada pendidikan anak Indonesia khususnya di pedalaman.

Hingga saat ini, 1000 Guru telah hadir hampir di seluruh pelosok Indonesia melalui 42 regional yang terbentuk di masing-masing provinsi. Salah satunya yaitu 1000 Guru regional Sulawesi Selatan. Komunitas 1000 Guru Sulsel merupakan regional ketiga sekaligus merupakan regional pertama di kawasan timur Indonesia. Terbentuk pada tanggal 18 Juli 2014 yang diinisiasi oleh Andi Appi Patongai dengan membawa semangat serta visi-misi yang sama dengan Jemi Ngadiono. Sebelumnya, Appi beberapa kali mengikuti kegiatan 1000 Guru di Jawa, kalimantan dan Sumatera. Berdasarkan pengalamannya itulah sehingga dia berinisiatif untuk membawa semangat komunitas ini ke Sulawesi Selatan.

Program utama komunitas ini adalah traveling and teaching. Program ini mengajak anak muda Indonesia dari berbagai latar belakang profesi untuk menjadi guru sehari di pedalaman sekaligus menikmati keindahan alam Indonesia. Relawan yang ikut dalam program ini diharapkan dapat berbagi inspirasi dan memberi motivasi kepada adik-adik di pedalaman Indonesia agar terus semangat bersekolah dan menggapai cita-citanya. Dengan konsep fun teaching, relawan 1000 Guru memperkenalkan profesi mereka dengan mendorong semangat dan menambah pengetahuan adik-adik di daerah bahwa terdapat berbagai macam profesi yang dapat dijadikan cita-cita mereka dan mereka mampu menjadi apapun dengan bersekolah. Selain itu, relawan juga akan berbagi perlengkapan sekolah kepada anak-anak pedalaman sebagai bentuk dukungan mereka terhadap anak-anak pedalaman yang tetap semangat di tengah keterbatasan mereka.

Program lainnya adalah teaching & giving, program ini sama halnya dengan traveling & teaching hanya saja di kegiatan ini tidak ada kegiatan traveling dan durasinya lebih singkat. Jika kegiatan traveling & teaching dijadwalkan selama tiga hari, kegiatan ini hanya berlangsung selama satu hari dan lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Kota Makassar. Sejak tahun 2014, 1000 Guru Sulawesi Selatan telah melakukan 23 kegiatan traveling and teaching dan 4 kegiatan teaching and giving yang tersebar di 17 kabupaten Sulawesi Selatan. 1000 Guru Sulsel telah melibatkan lebih dari 432 orang, telah berbagi dan menginspirasi lebih dari 2300 anak di lebih dari 24 sekolah dasar yang tersebar di pelosok Sulawesi Selatan.

Selain kedua kegiatan tersebut, 1000 Guru Sulsel juga memiliki program dengan durasi yang lebih lama sekaligus menjadi bentuk tindak lanjut dari kedua program sebelumnya. Program tersebut adalah, Smart Centre, Satu Bulan Mengabdi di Pedalaman (SBMP), Renovasi Sekolah, Pembinaan Mental Kerohanian Masyarakat Pedalaman (PMKMP), Beasiswa  Guru Pedalaman (BGP) dan Rural Women Empowerment (RWE).

Smart Centre (SC)  merupakan program yang fokus pada Nutrition Food and Free Additional Education untuk anak-anak pedalaman. Secara rutin selama enam bulan mereka akan mendapat sarapan bergizi sebelum proses belajar dimulai. Makanan bergizi ini disesuaikan dengan sumber daya alam mereka atau yang mudah dijangkau. Program ini melibatkan orang tua siswa dalam pengolahan dan penyajian makanan bergizi untuk anak-anak mereka yang sebelumnya telah diedukasi melalui pelatihan memasak makanan bergizi. Selain itu dalam program ini juga, relawan akan berbagi kepada anak-anak pedalaman tentang beberapa soft skill tambahan untuk mereka seperti bahasa Inggris, membuat prakarya, mendongeng dan menggambar.

Satu Bulan Mengabdi di Pedalaman (SBMP) merupakan program yang memberikan kesempatan kepada relawan untuk melakukan pengabdian selama satu bulan penuh di pedalaman dengan melakukan aktifitas di seluruh aspek kehidupan masyarakat (pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, dan kerohanian). Program ini berdurasi enam bulan hingga satu tahun dengan pergantian relawan setiap bulannya. Sebelum relawan berangkat, terlebih dahulu mereka akan dibekali tentang gambaran lokasi kegiatan, metode pengajaran dan matriks kegiatan yang akan dilakukan selama satu bulan di lokasi.

Renovasi Sekolah merupakan program yang bertujuan untuk memberikan perbaikan pada fasilitas belajar-mengajar di sekolah-sekolah pedalaman agar anak-anak di pedalaman mendapatkan tempat yang nyaman untuk menuntut ilmu. Program ini melibatkan donatur perorangan dan/atau kelompok untuk bersama-sama merencanakan serta melaksanakan proses renovasi. Tahapan program dimulai dari proses assesment, pengurusan legalitas atau izin dari pihak terkait, perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pelaksanaan proyek serta evaluasi dan pelaporan hasil renovasi kepada seluruh donatur.

Pembinaan Mental Kerohanian Masyarakat Pedalaman (PMKMP) merupakan program yang lebih spesifik pada aktivitas kerohanian masyarakat di pedalaman. Dalam program ini akan dilibatkan pemuka agama untuk hadir dan terjun langsung ke pedalaman dan memberikan pemahaman mendalam terkait pemahaman spritual mereka. Program ini akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat secara rutin karena output dari kegiatan ini akan melahirkan kelompok remaja mesjid, pengajian, majelis taklim dan lain-lainnya. Program ini masih fokus pada daerah yang seluruh warganya beragama Islam.

Beasiswa Guru Pedalaman (BGP) merupakan bentuk dukungan kepada tenaga pengajar di pedalaman yang masih belum mendapatkan gelar sarjana sehingga menyulitkan mereka untuk menjadi tenaga pengajar profesional. Program ini akan memberikan kesempatan kepada guru pedalaman dan Lulusan Sekolah Menengah Atas untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi dan berkomitmen untuk kembali ke daerah asalnya mengabdi setelah menyelesaikan pendidikannya. Program ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan donatur yang akan terlibat.

Rural Woman Empowerment (RWE) merupakan program khusus yang dirancang untuk kaum perempuan di pedalaman. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk ikut berperan dalam peningkatan kapasitas dan kesejahteraan keluarga dan lingkungannya. Dalam program ini mereka akan belajar tentang kecakapan dasar baca, tulis dan hitung karena umumnya di pedalaman tingkat buta huruf sangat tinggi. Setelah itu, mereka akan dibekali dengan teknik pengelolaan keuangan keluarga dan kecakapan berwirausaha dengan memaksimalkan sumber daya alam yang mereka miliki.

Dalam melaksanakan seluruh program tersebut, 1000 Guru Sulsel menjalin kerjasama yang baik dengan pihak pemerintah, para donatur dan tentunya relawan yang terlibat di setiap program. 1000 Guru terus berupaya agar dampak yang dapat diberikan kepada masyarakat pedalaman semakin besar dan semakin banyak pihak yang terlibat didalamnya baik sebagai relawan maupun sebagai donatur. Sejak tahun 2018, 1000 Guru mendaftarkan diri sebagai lembaga yang berbadan hukum dengan harapan, kedepannya program yang ada hingga saat ini semakin terarah dan berlanjut dengan sistem pembiayaan yang lebih baik. 1000 Guru Sulsel membawa semangat kerelawanan dan berkomitmen untuk mengambil bagian dalam upaya mewujudkan cita-cita kita bersama “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

We care. We Love. We Share


Training and Learning Center - Pusat Belajar dan Latihan

  https://www.youtube.com/watch?v=fzoIzAsR7kQ https://www.youtube.com/watch?v=GPRyH6CtHQA Training & Learning Company https://www.tlc-uk...