Sampoerna Retail Community (SRC) adalah program pemberdayaan toko kelontong tradisional yang dikembangkan oleh PT SRC Indonesia Sembilan, anak perusahaan PT HM Sampoerna Tbk. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing toko kelontong melalui pembinaan usaha, digitalisasi, penguatan jaringan distribusi, serta pembentukan komunitas antar-pemilik toko.
Program ini mulai dijalankan pada tahun 2008 dan telah berkembang menjadi salah satu komunitas ritel tradisional terbesar di Indonesia. Hingga akhir 2025, lebih dari 250.000 toko di 38 provinsi telah bergabung dalam ekosistem SRC.
Tujuan Program SRC
Program SRC dirancang untuk membantu toko kelontong tradisional agar mampu bersaing di era ritel modern dengan cara:
- Meningkatkan profesionalisme pengelolaan toko.
- Memperkuat daya saing UMKM ritel.
- Mendorong transformasi digital usaha.
- Memperluas akses distribusi produk.
- Membentuk komunitas pelaku usaha yang saling mendukung.
- Meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha.
Fitur dan Program Pembinaan
Anggota SRC memperoleh berbagai bentuk pendampingan, antara lain:
| Program | Manfaat |
|---|---|
| Pelatihan Manajemen Toko | Penataan toko, pelayanan pelanggan, dan pengelolaan stok |
| Pendampingan Keuangan | Pencatatan transaksi dan pengelolaan keuangan usaha |
| Digitalisasi | Pemanfaatan aplikasi digital dalam operasional toko |
| Pengembangan Usaha | Strategi meningkatkan omzet dan loyalitas pelanggan |
| Jejaring Komunitas | Bergabung dengan paguyuban SRC di berbagai daerah |
| Dukungan Distribusi | Kemudahan memperoleh pasokan produk melalui jaringan mitra |
| Promosi | Program promosi dan kegiatan pemasaran bersama |
Program pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, kunjungan lapangan, serta kegiatan komunitas.
Ekosistem SRC
Ekosistem SRC melibatkan berbagai pihak yang saling terhubung:
Manfaat bagi Pemilik Toko
Pemilik toko yang bergabung dengan SRC berpeluang memperoleh:
- Pelatihan kewirausahaan dan manajemen ritel.
- Pendampingan bisnis secara berkelanjutan.
- Akses ke jaringan komunitas pelaku usaha.
- Dukungan transformasi digital.
- Kesempatan mengikuti kegiatan promosi, pameran, dan program pengembangan usaha.
- Penguatan hubungan dengan jaringan distribusi dan mitra usaha.
Dampak Program
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh PT HM Sampoerna:
- Lebih dari 250.000 toko SRC telah bergabung di seluruh Indonesia.
- Ekosistem SRC didukung oleh sekitar 8.200 paguyuban dan sekitar 6.300 mitra grosir.
- Omzet jaringan toko SRC dilaporkan mencapai sekitar Rp236 triliun, setara dengan sekitar 11,36% PDB sektor ritel nasional, menurut data yang dikutip perusahaan.




No comments:
Post a Comment